4 Startup Binaan SEBI UMY Hadirkan Produk Inovatif di Acara Workshop Bimtek Desain Industri DJKI Kemenkumham!

DSC08418

Target Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi entrepreneurial university semakin menunjukkan langkahnya. Salah satunya dengan mendorong percepatan pendaftaran desain industri. Langkah ini bentuk komitmen UMY atas kekayaan intelektual (KI) civitas academika. Sekaligus menjadi tolok ukur eksistensi dan inovasi kampus di kancah nasional maupun global.

DJKI (Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual) dan DIH (Direktorat Inovasi dan Hilirisasi) UMY (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) bekerja sama dalam bidang Desain Industri. DJKI adalah bagian dari Kementerian Hukum dan HAM yang bertanggung jawab atas kekayaan intelektual, termasuk desain industri. DIH UMY adalah unit di UMY yang fokus pada inovasi dan hilirisasi produk. Mereka mengadakan kegiatan seperti workshop dan bimbingan teknis untuk mahasiswa dan dosen UMY terkait pendaftaran desain industri.

Dalam workshop tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui Startup and Business Incubator mendukung workshop tersebut dengan menghadirkan produk inovatif yang relevan dengan kekayaan intelektual khususnya desain industri.

Workshop Bimbingan Teknis Pendaftaran Desain Industri tersebut berlangsung di Ballrom UG Gedung Student Dormitory, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Kamis (26/6) dan dihadiri oleh Para Pejabat Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan Kanwil Yogyakarta salah satunya Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI, Agung Damar Sasongko, S.H., M.H.,  Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY Dr. Med. dr. Supriyatiningsih, Sp.OG., M.Kes.

PT TerraMitra Berkah Indonesia
Aluamah
NAPIRU Boost Mask
Purun Heritage

Empat tim tersebut adalah PT TerraMitra Berkah Indonesia, Aluamah, Purun Heritage, dan NAPIRU Boost Mask.

PT TerraMitra Berkah Indonesia didirikan sejak 2023 menghadirkan produk industri kreatif dari serat alam kolang-kaling menjadi produk fungsional seperti kain tekstil, topi, pouch, sepatu, dan taplak.

Aluamah didirikan pada tahun 2025 menghadirkan produk industri kreatif yang merecycle sampah anorganik menjadi produk bahan fungsional seperti cover tote bag buku hingga dompet clutch.

Purun Heritage memamerkan produk kreatif dari tanaman purun menjadi 100% handmadetas selempang dan totebag.

NAPIRU Boost Mask menghadirkan produk clay mask stick berbahan dasar ekstrak buah-buahan. (ysc)

Event Terdekat
Post Terbaru

Showcase & Celebration: Business Pitching…

Vessel Program 2025: Workshop Business…